Tuesday, October 4, 2016

BANANA OATMEAL MUFFIN



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullah
Postingan tentang olahan pisang lagi yaa. Sudah lama saya gak bikin muffin untuk keluarga, padahal saya punya cerita kenangan bersama muffin. Dulu waktu pertama kali belajar baking, muffin adalah yang pertama kali saya buat. Masih inget aja gimana happy-nya saya pulang dari pasar sambil bawa oven tangkring alias otang yang baru dibeli, lengkap juga dengan beberapa bahan-bahan kue dan beberapa loyang. Saya masih ingat kalau yang dulu pertama kali saya bikin adalah muffin coklat. Alhamdulillah pertama kali bikin muffin langsung berhasil dan itu senengnya minta ampun. Jadi tambah semangat donk untuk belajar baking dan mencoba resep-resep lain. Yeess...pasti ada yang pertama kan ya, begitu pula saya yang juga mengalami pertama kali belajar baking. Ada beberapa teman yang mengirimkan DM ke saya dan bercerita kalau pengen bisa buat kue tapi gak bisa sama sekali. Saya pun juga dulu begitu, gak bisa masak dan bikin kue sama sekali. Satu-satunya yang saya bisa ya bikin puding dan indomie hahaha. Alhamdulillah karena saya ini lumayan bonek, jadinya gak kapok nyobain berbagai resep baru. Gagal?? Sering bangeeet. Cake bantet? Dulu udah biasa ngalaminnya hahaha...lha bikin puding aja saya juga pernah gagal kok. Sampai sekarang pun saya masih terus belajar. Jadiii buat teman-teman yang pengen bisa membuat kue atau bisa memasak, jangan putus asa kalau masih 1-2x gagal. In shaa Allah kalau sering praktek juga akan semakin terampil.

Duuh...punten, ini ceritanya malah ngelantur kemana-mana. Padahal niatnya cuma mau sharing kalau dulu itu saya belajar baking ya bikin muffin hihih. Maafkan ya.
Sebenarnya sampai saat ini saya jarang bikin muffin, karena keluarga saya lebih suka dengan cake yang bertekstur lembut dan ringan, misalnya chiffon, JCC atau spongecake. Untuk cake yang padat, "berat" dan mengenyangkan, kami suka banana cake atau banana bread. Naah kemarin saya liat postigan momy kece Tintin Rayner di IG tentang banana muffin. Asli langsung pengen bikin karena memang saya masih punya 3 buah pisang ambon yang mulai menghitam. Tintin makasiiih ya inspirasinya ^^ 

Saya modif dengan menambahkan oatmeal pada adonannya. Teksturnya tetap moist kok, gak seret sama sekali. Harum aroma pisang udah menyebar kemana-mana ketika dioven. Gak heran kalau kakak Naira sebelum tidur malah makan muffin ini hahaha. Kebetulan saya bikin malam dan rencananya untuk sarapan keesokan harinya. 




 Teksturnya moist walau memakai oatmeal. Enaaak deh.


BANANA OATMEAL MUFFIN

Bahan A :
3 buah pisang ambon (kalau kecil bisa pakai 5)
1 butir telur ukuran besar
110 gr gula pasir halus
40 gr minyak sayur
45 gr butter, lelehkan dan biarkan suhu ruang
1/2 sdt essens vanilla

Bahan B :
100 gr oatmeal (blender hingga halus)
90 gr tepung terigu 
1 sdt baking powder double acting
1/2 sdt baking soda
1/2 sdt kayu manis bubuk

Topping :
Bisa memakai chocochip atau keju atau bahkan almond...sesuai selera aja ya

Cara Membuat :
1. Panaskan oven 190'C dan siapkan loyang muffin atau papercup. 
2. Dalam bowl, campur dan aduk bahan A memakai whisk hingga tercampur rata. Sisihkan.
3. Dalam bowl lain, campur dan aduk bahan B dan aduk rata memakai whisk kemudian masukkan ke dalam bahan A. Aduk asal rata, hanya sampai bahan A tercampur dengan bahan B. DO NOT OVERMIX ya.
4. Tuang adonan ke dalam loyang muffin atau papercup, beri topping dan panggang selama kurang lebih 20-25 menit.
5. Angkat dan siap disajikan.

Notes :
1. Kalau mengaduk terlalu berlebihan, nanti teksturnya seperti cake bantat, jadi aduk seperlunya aja dan jangan terlalu kencang yaaa ^^
2. Jangan sampai overbake atau kelamaan ngoven ya, nanti teksturnya jadi kering.
3. Agar terbentuk dome yang cantik gunakan baking powder double acting, kalau gak ada gak apa-apa pakai baking powder biasa, ntar ditambahkan sedikiiit takarannya. Contoh baking powder double acting adalah merk Hercules.



Muffin paling enak disajikan hangat, jadi walaupun dibuat malam, keesokan paginya saya tinggal menghangatkan sebentar di microwave, siap disajikan hangat untuk sarapan. Gak punya microwave dan males ngidupin oven? Bisa banget dipanaskan memakai teflon, gunakan api kecil supaya gak cepat gosong yaa.

Happy Baking...semoga bermanfaat ^^
Sumber : catatan.nina.blogspot
Continue reading

Tuesday, October 8, 2013

BANANA OATS BREAD



Banana oat bread ini adalah salah satu varian dari quick bread. Disebut quick bread karena bikinnya cepat, gak pakai acara pegel nguleni, gak pakai lama proofing, tinggal aduk-aduk dan panggang....jadi deh. Metode pembuatannya mirip dengan cara membuat muffin, yaitu  bahan basah dimasukkan ke campuran bahan kering. Aduk-aduk sebentar, siap untuk dioven. Quick bread juga cukup mengenyangkan sehingga cocok disajikan sebagai menu sarapan.

Banana oat bread ini terinspirasi dari postingan cantik Mbak Yulyan Parwati. Nuhun inspirasinya ya Mbak. Kebetulan bahan-bahannya cukup simpel dan tersedia di rumah. Oatmeal pakai punya Ayah yang memang tiap pagi sarapan oatmeal. Pisang juga masih sisa 3 buah dan sudah cukup matang. Saatnya eksekusi hihihii. Sengaja bikin malem-malem sampai ketiduran euy, jadi bisa disajikan untuk sarapan keesokan harinya. Just enjoy my picts ya...






Topping bisa disesuaikan dengan selera ya. Almond, keju parut, kenari, kismis atau potongan pisang...semua oke dan enak. Teksturnya cukup lembut, dipadukan dengan harum aroma pisang dan kayu manis bubuk. Lumayan lah untuk dijadikan resep favorit di kala malas berlama-lama uprek di dapur. Eh ya kayanya aku salah pake loyang nih, jadinya terlalu pendek hasilnya. Aku pakai loyang loaf ukuran 22 x 10 cm. Next time pakai loyang yang lebih kecil, jadi bisa lebih cantik hasilnya.  



Apabila membuat banana oats bread ini di malam hari dan akan disajikan sebagai menu sarapan keesokan harinya, tinggal hangatkan sebentar dalam microwave ya. Lebih enak disajikan hangat. Lebih oke lagi kalo bikinnya subuh-subuh, jadi matang pas ketika waktu sarapan. 
Selamat mencoba...happy baking ^_^





Continue reading