Friday, July 19, 2013

BLACK NASTAR ALA PAK SAHAK (BMS #4)



Last minute untuk setor di event BMS #4 yang bertema ananas tart alias nastar. Sengaja bikinnya sekalian ngerjain orderan, jadi baru bisa setor di saat-saat akhir. Sebenarnya sudah selesai juga bikin nastar klasik, tapi foto-fotonya belum ada yang diedit saking malesnya (teteuup deh) hihihi. Nah yang black nastar ini sudah diedit, jadi yang disetorin untuk BMS #4 ya black nastar aja ya.

Alhamdulillah sejak tahun lalu, selain nastar klasik, black nastar sudah jadi salah satu best seller cookies di Dapur Nays. Untuk tahun ini juga masih banyak yang berminat pada nastar unik ini. Kalau selama ini aku memakai resep hasil modifikasi dari nastar klasik NCC, maka sekarang aku memakai resep asli dari Pak Sahak Pribadi yang mempopulerkan black nastar untuk pertama kali. Resep yang kupakai tahun lalu silahkan bisa klik disini ya.

Yang harus diperhatikan dalam pembuatan black nastar ini adalah gunakan coklat bubuk yang berwarna hitam pekat, jangan yang berwarna coklat kemerahan. Hasilnya black nastarnya akan cantik tanpa tambahan bahan pewarna apapun. Untuk bentuknya silahkan dikreasikan sesuai selera masing-masing ya. Aku tetap memakai bentuk bulat dengan variasi bunga kecil di atasnya. Bunga kecil itu dibuat dari adonan nastar klasik biasa, kemudian digilas dan dicetak memakai pluger fondant. Bikinnya harus lebih telaten dibanding nastar klasik biasa hihihihi. Untuk bunganya bisa dipoles dengan kuning telur bisa juga tidak. Kali ini aku bikin yang tanpa polesan, menurutku tetap manis juga bahkan terlihat kontras dengan hitamnya nastar ini. Kalau mau dipoles juga cantik kok.




Monggo untuk resep black nastar asli dari Pak Sahak Pribadi. Semoga bisa menjadi inspirasi salah satu variasi cookies saat Lebaran nanti ya ^_^





Hamparan black nastar di atas cooling rack, fresh from the oven. Tunggu benar-benar dingin baru dikemas yaaa.


 Yeaaaay....I've got the badge ^_^
Continue reading

Wednesday, July 17, 2013

BANANA CARAMEL PUDDING



Caramel pudding atau puding karamel adalah satu jenis dari hot dessert, yaitu dessert yang sebenarnya disajikan saat panas . Walaupun demikian, puding karamel ini cukup nikmat apabila disajikan dalam keadaan dingin. Setidaknya aku memang lebih menikmati puding karamel dingin dibandingkan apabila masih hangat. Kembali kepada selera masing-masing ya.
Tidak seperti jenis puding lainnya, puding karamel ini tidak menggunakan agar-agar. Bahan dasar utama adalah susu dan telur serta tentu saja karamel. Proses pembuatannya cukup sederhana dan mudah. Puding ini bisa dibuat dengan cara dikukus atau dioven menggunakan metode steam bake atau au bain marie. Teksturnya sangat lembut dan sebaiknya dihidangkan dengan porsi personal, karena puding ini memang dinikmati dengan cara disendoki dan tidak dengan cara diiris / dipotong. Saat ini sudah banyak sekali modifikasi resep puding karamel, silahkan disesuaikan dengan selera keluarga ya.



Untuk takjil berbuka puasa, aku membuat puding karamel yang dipadukan dengan pisang. Jadi selain teksturnya yang lembut, terdapat juga aroma harum pisang di dalamnya. Selain divariasikan dengan pisang, bisa juga dengan alpukat, durian, kismis atau bahkan jeruk. Resep yang dipakai adalah modifikasi dari Sedap Pemula. Yuuuk cheki-cheki resepnya

BANANA CARAMEL PUDDING
(PUDING KARAMEL PISANG)

Bahan Karamel :
250 gr gula pasir
125 ml air panas

Bahan Puding :
2 buah pisang ambon, haluskan
300 ml susu cair
4 butir telur
35 gr gula pasir
1/4 sdt kayu manis bubuk

Cara Membuat :
- Karamel : Panaskan gula dengan 100 ml air panas. Masak dengan menggunakan api kecil agar gula tidak mudah gosong. Aduk-aduk dan masak hingga gula mendidih dan berwarna kecoklatan kemudian tambahkan sisa air panas. Aduk cepat.
- Tuang karamel dengan cepat ke dalam gelas / mangkok tahan panas (aku memakai ramekin), atau bisa juga memakai alufoil cup. Sisihkan.
- Campur susu dan pisang. Aduk hingga rata.
- Kocok lepas telur bersama gula pasir dan kayu manis bubuk hingga larut kemudian tuangkan ke dalam campuran susu sedikit demi sedikit sambil diaduk.
- Tuangkan ke atas karamel dalam gelas /  mangkok yang digunakan.
- Siapkan loyang yang sudah diisi dengan air panas, letakkan mangkok-mangkok puding di atasnya. Oven dengan suhu 160'C selama kurang lebih 60 menit.
- Angkat dan siap disajikan hangat ataupun dingin.

Apabila ingin disajikan dalam keadaan hangat, puding bisa langsung dinikmati dari mangkoknya. Apabila disajikan dalam keadaan dingin, puding bisa dikeluarkan dari mangkoknya ketika sudah dalam keadaan suhu ruang. Keluarkan dengan hati-hati ya, karena puding ini sangat lembut dan rapuh teksturnya. Menurutku lebih enak disantap setelah didinginkan di lemari es. Yummy dan bisa mengurangi rasa manisnya.




Teksturnya lembuuut banget kan. Seperti tofu hehehehe. Kakak Naira kurang begitu suka puding ini karena rasanya terlalu manis menurutnya. Kalau Adek....tentu saja gak langsung disantapnya puding ini, just like usually yaa. Kuah yang berwarna kecoklatan itu bukan berarti saus yang dibuat terpisah, tapi memang keluar dari puding karamel itu sendiri. Bila tidak terlalu suka manis, bisa disisihkan kuahnya ya.



Puding karamel ini cocok disajikan sebagai takjil berbuka puasa. Semoga bisa menginspirasi ya ^_^
Continue reading

MAKUTEL LAPIS KENTANG



Fotonya jeleeek dan mati gaya euy. Selama ini belum bisa juga sih bikin foto yang bagus, tapi kali ini bener-bener gak banget deh >.< Beberapa hari ini sama sekali gak ada mood untuk foto-foto. Dipaksain pegang kamera yaaa...gini deh jadinya. 
Tapi ya gak apa ya tetap diposting disini, siapa tau bisa jadi inspirasi terutama bagi penggemar makutel ^_^

Kebetulan ada orderan makutel tapi untuk toppingnya tidak mau memakai saus putih ataupun juga saus bolognese. Ditawarkan toppingnya memakai kentang kukus seperti pastel tutup langsung oke aja. Karena sekeluarga penggemar makutel, jadi harus dilebihkan donk adonannya. Jatah untuk keluarga harus tetap ada hihihi, nebeng takjil ini mah namanya. Ternyata oh ternyata kentang kukusnya cuma sisa sedikit, jadinya gak lapisannya gak bisa tebal bahkan tidak bisa menutupi seluruh permukaan makutel ini. It's oke yaa...yang penting untuk customer dulu deh, buat keluarga lain kali bisa bikin lagi kan.





Resepnya bisa memakai resep makutel favorit masing-masing. Untung topping kentangnya bisa dibuat seperti halnya kita membuat pastel tutup. Berikut ini resepnya...

MAKUTEL LAPIS KENTANG

Bahan Makutel :
200 gr macaronie, rebus hingga al dente
1 butir bawang bombay ukuran sedang, cincang halus
2 siung bawang putih, geprek dan cincang halus
150 gr daging giling
5 sosis iris tipis
400 ml susu cair
75 gr keju cheddar parut
4 butir telur ukuran sedang
 1 sdt oregano
1 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt gula pasir
2 sdm minyak

Bahan Lapisan Kentang
400 gr kentang, kukus dan haluskan
2 sdm susu bubuk full cream
2 butir kuning telur kocok lepas
1 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
(campur dan aduk rata semua bahan)

Topping :
1 butir kuning telur kocok lepas (untuk olesan)
keju cheddar parut secukupnya

Cara Membuat :
- Panaskan minyak, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum.
- Masukkan daging giling dan sosis, aduk hingga berubah warna.
- Tuang susu cair sedikit demi sedikit sambil diaduk, masukkan keju parut dan macaroni rebus.
- Bumbui dengan garam, merica dan gula pasir. Masak hingga meletup-letup.
- Matikan api dan biarkan hangat.
- Kocok lepas telur dan masukkan sedikit demi sedikit ke dalam adonan, aduk rata.
- Masukkan oregano, aduk rata.
- Tuang ke dalam pinggan tahan panas (bisa juga memakai alufoil) hingga setengah penuh, oven suhu 170'C hingga setengah matang. Kurang lebih selama 20 menit.
- Angkat dan biarkan hangat kemudian lapisi dengan kentang kukus hingga seluruh permukaan tertutupi.
- Oles dengan kuning telur dan taburi dengan keju cheddar parut bila suka.
- Oven kembali selama kurang lebih 20-30 menit atau hingga matang.
- Angkat dan siap disajikan.

Monggo dicobain ^_^



Continue reading

Monday, July 15, 2013

MIE GORENG TOM YAM



Simply cooking again. Sebenarnya ini adalah mie goreng biasa, yang dibuat dengan bahan-bahan seadanya, dibuat dikejar-kejar waktu (buat berbuka) dan juga dibuat saat lagi gak pengen kelamaan di dapur (teteep). Yang membedakan mie ini dengan mie goreng biasa adalah penggunaan pasta tom yam di dalamnya. Kebetulan beberapa waktu yang lalu dapat kiriman pasta tom yam dari seorang sahabat. Harusnya sih dibuat tom yam ya, tapi kok ya kelupaan terus gak diolah. Dapat inspirasi dari Majalah Sedap, maka dibuatlah mie goreng tom yam ini, tentu saja ala dapurku dengan pelengkap ala kadarnya.

Sebenarnya kurang cocok juga sih disebut mie goreng tom yam, karena pelengkapnya bener-bener minimalis. Kebetulan cuma punya bakso ikan, udang dan sedikit fillet ayam. Lebih enak kalau disajikan komplet dengan cumi ataupun jamur. Mungkin nanti serasa makan tom yam goreng lho hihihihi. Tapi gak apa ya tetap dinamakan mie goreng tom yam, daripada harus mikir judul yang lain >.<

MIE GORENG TOM YAM

Bahan :
200 gr mie kering, rebus hingga lunak dan tiriskan
150 gr udang kupas, sisakan ekornya
100 gr fillet ayam, potong dadu kecil
5 butir bakso ikan, iris sesuai selera (boleh juga pakai bakso ayam)
3 sdm pasta tom yam
2 cabe rawit, iris halus
1 batang serai, ambil bagian putihnya, iris serong
2 helai daun jeruk, buang tulang daunnya, iris halus
1 ruas lengkuas, memarkan
2 sdm kecap ikan
1 sdt kecap asin
1/2 sdt gula pasir
1/4 sdt merica bubuk
1 helai daun bawang, iris-iris
1 sdm margarin untuk menumis

Cara Membuat :
- Lelehkan margarin, tumis pasta tom yam, serai, lengkuas dan daun jeruk hingga harum.
- Tambahkan fillet ayam, bakso ikan dan udang. Aduk hingga berubah warna.
- Masukkan mie, bumbui dengan kecap ikan, kecap asin, gula pasir dan merica bubuk. Masak hingga matang dan test rasa.
- Tambahkan daun bawang, aduk rata.
- Angkat dan siap disajikan.




Rasanya unik, aroma tom yam yang khas dipadukan dengan gurihnya mie goreng. Sengaja dibuat tidak terlalu pedas agar anak-anak juga bisa makan. Next time kita bikin tom yam beneran lagi aja yuuk 
Eh ya...foto-fotonya no style and no props ya...lagi maleees.



Continue reading

Friday, July 12, 2013

KASTENGEL AMBROSIA



My kastengel Ambrosia ^_^  Kenapa dinamakan kastengel Ambrosia dan apa bedanya dengan kastengel lainnya? Sebenarnya ini adalah kastengel klasik biasa, tapi resepnya aku dapatkan dari Blog cantik Ambrosia milik mbak Anne Vijaya, jadi kunamakan kastengel Ambrosia aja ya.
Biasanya aku selalu membuat kastengel yang versi eggless atau tanpa telur, resepnya dulu sudah pernah kuposting disini ya. Dalam resepnya kastengel Ambrosia ini memakai kuning telur, jadi gak ada salahnya donk untuk dicoba.

Bermula dari obrolan dengan mbak cantik Eka Purwantiningsih beberapa waktu yang lalu. Katanya sih kastengel Ambrosia ini kesukaan customernya. Pastinya enak ya, jadi memang harus dicoba bikin. Menurut mbak Anne, resep ini adalah kastengel ala Anchor. Resep aslinya, memakai full keju parmesan. Karena gak punya parmesan, aku memakai full keju edam pada adonannya dan untuk toppingnya memakai keju cheddar biasa. Resep aslinya silahkan dilihat disini.




KASTENGEL AMBROSIA

Bahan :
25 gr margarin
150 gr butter
2 butir kuning telur
125 gr keju edam, parut
225 gr tepung terigu protein sedang
keju cheddar parut untuk taburan secukupnya

Bahan Olesan :
2 butir kuning telur + 1 sdt margarin
(campur dan aduk rata)

Cara Membuat :
- Kocok butter, margarin dan kuning telur hingga sedikit mengembang (sebentar aja ya).
- Masukkan terigu dan keju edam sedikit demi sedikit sambil diaduk rata menggunakan spatula.
- Gilas adonan menggunakan rolling pin dan cetak sesuai selera.
- Tata di loyang yang sudah dioles tipis margarin, beri olesan dan taburi keju cheddar parut.
- Panggang dalam oven bersuhu 160'C selama 20-30 menit hingga matang.
- Angkat dan dinginkan di atas colling rack baru dimasukkan ke dalam wadah kedap udara.



Ketika dipanggang, aroma harumnya udah menyebar kemana-mana. Rasanya...jelas ngeju banget. Enak deh. Monggo untuk yang pengen nyobain juga, siapa tau bisa jadi alternatif resep kastengel. Kalau di rumahku, kastengel ini wajib ada saat lebaran, jadi diusahakan untuk bikin kastengel seenak mungkin. Next time dicobain juga yang versi full parmesan atau mix parmesan-edam. Kayanya sama enaknya deh ^_^

Kastengel yang menggunakan kuning telur tentunya berbeda tekstur dengan yang tanpa kuning telur. Kastengel ini cocok untuk yang menyukai kastengel yang empuk, sedangkan kastengel tanpa telur pasti disukai oleh yang menyukai kastengel yang renyah. Jadi...mau pakai resep yang mana hayoo??




Continue reading

Thursday, July 11, 2013

KLAPPERTAART FOR TA'JIL



Bagiku, klappertaart selalu menjadi hidangan ta'jil favorit. Mau yang original atau cheese, selalu enak. Namanya juga penggemar klappy ya ^_^. Dessert yang berasal dari Manado ini memang cocok dijadikan sebagai salah satu hidangan ta'jil. Rasanya yang manis dan teksturnya yang  lembut banyak disukai. Saat ini klappertaart sudah dikembangkan menjadi berbagai macam varian, misalnya coklat, durian, keju, pandan, cappuccino ataupun dengan penambahan jeruk mandarin. 




Resep klappy dengan beberapa variannya sudah beberapa kali aku posting. Bisa dilihat disini. Untuk ta'jil kemarin aku membuat varian original dan cheese. Alhamdulillah nikmat sekali.
So...just enjoy the pict ya ^_^



Tekstur dalam klappy yang lembut dipadukan dengan topping yang renyah. Untuk yang versi original, aku tambahkan juga kismis di adonannya, biar kelapa mudanya gak sendirian hihihi.
Happy Baking ^_^


Continue reading

Wednesday, July 10, 2013

MILO 'DOGGIE' COOKIES



Cute cookies ^_^  Selama ini gak pernah bikin cookies yang lucu-lucu, selalu saja bikin yang model klasik. Padahal kalau mau bisa aja sih belajar bikin cookies dengan icing di atasnya, jadi bisa membuat beraneka ragam cookies yang lucu. Tapi aslii...kalau aku kurang telaten bikinnya, apalagi kalau harus lukis melukis. Bisa-bisa harusnya model ketupat, jadinya mirip tahu deh wahahahah. 
Kalau cookies yang ini, anti ribet dan gampang bikinnya. Hasilnya juga lucuu. Aku bikin cookies ini beberapa hari yang lalu ditemani adek. Dia gak ganggu sama sekali sih, cuma ya itu anteng karena asyik makan koko crunch. Satu dimakannya, satu lagi dikasih ke bunda hehehehe.




Original recipe, aku lihat dari Happy Home Baking dan aku modif sedikit dengan penambahan gula pasir halus. Ini resepnya yaa...

MILO 'DOGGIE' COOKIES

Bahan :
180 gr butter suhu ruang
80 gr milo
1 sdm gula pasir halus (optional, aslinya tidak pakai)
200 gr tepung terigu protein rendah
25 gr maizena
25 gr susu bubuk full cream
100 gr chocochips
meises secukupnya
koko krunch secukupnya (kurleb 75 gr)

Cara Membuat :
- Panaskan oven 140'C, alasi dengan baking paper tanpa dioles (aku tanpa baking paper dan tanpa dioles).
- Ayak terigu, maizena dan susu bubuk. Sisihkan.
- Kocok butter, milo dan gula pasir halus sebentar saja, kurang lebih selama 3 menit dengan mixer kecepatan rendah. Jangan overbeat ya.
- Masukkan campuran terigu dan aduk rata menggunakan spatula hingga menjadi adonan yang bisa dipulung.
- Bentuk adonan menjadi bulat (aku timbang kurleb 7-8 gr), letakkan di atas loyang.
- Beri meises untuk mata, chocochips untuk hidung dan koko krunch untuk telinga.
- Panggang selama 25 menit hingga matang.
- Angkat dan dinginkan di atas cooling rack baru dimasukkan ke dalam wadah kedap udara.




Ayooo ajak anak-anak untuk membuat cookies ini. Mereka pasti senang dan menikmatinya. Tapi siap-siap aja ya kalau rebutan koko krunch-nya ^_^  Apabila disajikan sebagai cookies Lebaran, tentunya bisa menarik perhatian tamu-tamu kecil yang bersilaturahmi ke rumah.
Happy Baking..




Continue reading