Thursday, March 23, 2017

IGA BAKAR LADA HITAM



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Siapa yang suka makan iga hayooo? Kalau ada yang nanyain gitu, pasti deh kami sekeluarga bakal angkat tangan hehehe. Yuuup keluarga saya penggemar menu iga. Gak sering-sering sih makannya, paling seminggu sekali. Biarpun gak sering bikin, tapi tiap kali masak iga Alhamdulillah selalu laris manis dan ludes dalam sekejab. Iga biasanya saya olah menjadi sup, garang asem dan yang paling favorit adalah iga bakar.

Dulu saya pernah posting resep iga bakar madu, naaah yang ini mirip-mirip laah yaitu iga bakar lada hitam. Biasanya menu iga bakar ini harganya lumayan mahal ya kalau di resto-resto itu, sedangkan kalau bikin sendiri jauh lebih murah doonk hehehe. Kalau di resto 1 porsi sekitar 50 ribuan kali ya, sedangkan kalau bikin sendiri uang 50 ribu itu biasa buat belanja 1 kg iga. Bisa puas tuh nambah-nambah hihihi. 

Bumbu iga bakar lada hitam ini cukup simpel. Untuk mendapatkan aroma dan rasa lada hitam yang enak, gunakan lada hitam butiran ya jangan yang sudah dihaluskan. Kalau pakai yang butiran kan jelas asli lada hitam tuh, sedangkan kalau yang sudah halus kadang ada juga lho yang udah dicampur bahan lain. Untuk pelengkapnya, monggo bisa disesuaikan selera. Disajikan dengan kuah sup juga enak, atau mau dipadukan dengan  salad dan mix vegetable pun tetap maknyus. Kalau saya? Heheheh pakai yang ada di rumah aja deh, punyanya selada, tomat dan kentang, ya udah itu aja udah cukup. Oh yaa...jangan lupa taburan bawang gorengnya ya.






IGA BAKAR LADA HITAM

Bahan :
500 gr iga, potong-potong dan rebus hingga lunak
1 bawang bombay, iris memanjang
3 siung bawang putih, haluskan
2 sdm saus tiram
3 sdm kecap manis
1/2 sdm merica hitam butiran, haluskan
500 ml air
1/2 sdt garam
1/4 sdt gula pasir
2 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat :
1. Panaskan minyak, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum.
2. Masukkan potongan iga, saus tiram, kecap manis, merica butiran, garam dan gula pasir. Aduk hingga rata.
3. Tuang air, masak dengan api kecil hingga air menyusut dan bumbu mengental. Test rasa hingga sesuai selera ya.
4. Angkat dan bakar potongan iga di atas grill atau wajan anti lengket.
5. Sajikan dengan pelengkap sesuai selera

Notes :
1. Iga yang dimasak dengan api kecil, kuah kaldunya bisa digunakan untuk kuah sup
2. Untuk menghemat waktu, iga bisa diempukkan memakai presto
3. Membakar iga tidak perlu lama-lama ya, karena iga-nya kan sudah matang. Cukup hingga terlihat "efek" dan aroma bakarnya saja

Tuh kaaan, gak sulit kok bikin iga bakar lada hitam ala resto. Cobain bikin yuuk.

Semoga bermanfaat ya ^^


Sumber : catatan-nina.blogspot.co.id


Continue reading

Sunday, December 25, 2016

SAMBEL GORENG PRINTIL DAGING



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Sambel goreng bola daging atau kami biasa menyebutnya sambel goreng printil daging adalah salah 1 menu masakan yang biasanya ada di meja makan saat Lebaran. Biasanya sambel goreng ini dipadukan dengan opor ayam, sayur labu, rendang atau lapis daging dan tentu saja tempe tahu goreng tepung khas buatan Mama. Untuk membuat sambel goreng printil daging ini menurut saya cukup ribet, gak heran kalau yang pemalas seperti saya ini harus mikir panjang dulu sebelum membuatnya. Tapi entah kenapa kemarin tuh saya lagi pengeeen makan makan sambel goreng ini. Mau gak mau ya harus bikin sendiri kan ya.

Keribetan membuat sambel goreng ini dimulai dari menggiling daging dilanjutkan dengan membuat bola-bola dagingnya. Namanya juga sambel goreng printil daging, jadinya bola-bolanya harus imut donk ya, kan kalau besar ntar jadinya mirip bakso hihihi. Proses selanjutnya sih seperti membuat sambel goreng biasa aja. Naaah dengan segala keribetan itu, wajar donk kalau saya pengen punya foto yang "agak bagus" dikit dari si sambel goreng ini. Kebetulan saya juga bikin sayur labu, jadi saya sekalian beli lontong untuk bikin lonsay ala-ala. Kelar acara foto-foto, biasanya saya sih gak langsung mindahin foto dari kamera ke laptop. Kadang perlu nunggu berhari-hari untuk mindahinnya hahahah, ketauan banget kan pemalasnya saya ini >_<  Nah entah kenapa kemarin saya pengen langsung mindahin aja karena memang kebetulan lagi senggang. Daaaan yang terjadi adalah saya bukannya mengcopy foto dan memindah ke laptop, yang ada malah foto di delete. Whuaaaa.....hiiiiks. Cuma tersisa 3 foto yang kebetulan belum ikut kedelete, ya tinggal foto ini aja huhuhuhu. Ya sudah laaah masih lumayan kan masih ada fotonya.

Kembali lagi ke sambel goreng printil daging, ada yang membuat printil dagingnya murni dari daging giling yang dibumbui dan dibulatkan kecil-kecil. Saya lebih suka yang ada sedikit kenyalnya, jadi saya tambahkan tepung sagu dan terigu. Gak banyak-banyak kok ngasih tepungnya jadi tetap terasa dominan dagingnya. Monggo disesuaikan aja dengan selera ya. Untuk pelengkapnya saya hanya memakai udang dan petai. Enak juga kalau ditambah kentang atau bahkan buncis. Eh ya mbah saya yang ada di Pekalongan kalau bikin sambel goreng biasanya terdiri dari buncis, udang dan kentang. Enaaak deh, kerasa sedep gitu.

Untuk yang mau bikin sambel goreng printil daging ala saya, monggo berikut ini resepnya ya.

SAMBEL GORENG PRINTIL DAGING

Bahan Printil Daging :
300 gr daging giling
2 sdm tepung sagu
1 sdm tepung terigu
1 putih telur
1/2 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
---> aduk rata semua bahan, bentuk bulat kecil sebesar kelereng lalu goreng sebentar. Angkat dan tiriskan.

Bahan Sambel Goreng :
250 gr udang
2 papan petai, belah 2
2 helai dauns salam
2 ruas lengkuas, memarkan
2 barang serai, memarkan
500 ml santan
2 sdt garam
1/2 sdt merica
1 sdt gula
1 sdm air asam jawa
minyak goreng untuk menumis

Bumbu Halus :
10 butir bawang merah
5 siung bawang putih
4 cabe merah
3 kemiri sangrai

Cara Membuat :
1. Panaskan minak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan daun salam, serai dan lengkuas. Aduk-aduk hingga matang agar bumbu tidak terasa langu.
2. Masukkan udang, aduk rata hingga udang berubah warna.
3. Masukkan printil daging dan santan. Bumbui garam, merica dan gula pasir kemudian masukan air asam.
4. Masukkan petai dan lanjutkan memasak hingga bumbu meresap dan santan menyusut. Test rasa hingga sesuai selera ya.
5. Angkat, sajikan dengan taburan bawang goreng



Percaya deh biarpun bikinnya ribet tapi rasanya sesuai laaah dengan kerepotannya hihihi. Alhamdulillah kesampaian makannya dan gak usah nunggu lebaran yang masih lama ^^

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^

Sumber : catatan-nina.blogspot.co.id
Continue reading

Thursday, October 20, 2016

PENYETAN IGA BAKAR



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullah
Halooo...apa kabar? Udah nemu ide masak apa besok? Kalau itu sih saya banget, mikir menu mulai dari malam hahaha. Malam-malam udah ngecek bahan yang ada di lemari doraemon pula alias kulkas. Ini menu saya entah kapan, yang jelas menu bulan lalu deh. Telat banget kan, tapi gak apa-apa telat daripada gak diposting hihihi. Kalau di IG memang lebih update ya kakak, maklum lebih praktis gak harus buka laptop dulu. Saya kalau ngeblog pakai hape mah adanya malah bikin mumet karena hapenya juga hape imut nan jadul heuheuheu. Yuuk kita bikin penyetan iga..

Bagi saya menu penyetan adalah menu penggugah selera. Hmmm...menu boros nasi gitu deh. Bayangin aja ya, lauk dipenyet dengan sambal super pedas ditemani lalapan mentah, masya Allah nikmat banget. Apapun lauk penyetannya, pasti deh bikin lahap. Kali ini saya membuat penyetan yang terdiri dari iga bakar, telur rebus dan tempe goreng. Kalau mau ditambah tahu goreng juga pasti lebih spesial, tapi saya lagi gak punya tahu hehehe.

Iga bakarnya saya bumbu ala empal yang terasa manis dan asam. Untuk sambalnya saya membuat sambal terasi teri. Lalapannya cuma pakai timun, kacang panjang dan kemangi. Silahkan disesuaikan dengan selera aja ya. Membuat iga bakar ini memang membutuhkan waktu yang lumayan lama ketika merebus iga-nya. Kalau bisa jangan pakai panci presto ya, karena walaupun jauh lebih cepat empuk, nanti bumbunya kurang meresap. Disabar-sabarin aja deh ngungkep biasa di atas kompor yaaa hihihi






PENYETAN IGA BAKAR

Bahan :
1 kg iga sapi, potong-potong
1500 ml air (saya mix dengan air kelapa)
3 helai daun salam
3 cm lengkuas, memarkan
100 gr gula merah, sisir halus
1,5 sdm air asam jawa

Bumbu Halus :
7 siung bawang putih
2 sdt ketumbar
1,5 sdt garam

Cara Membuat :
1. Dalam panci masukkan air, air kelapa, iga, daun salam, lengkuas, gula merah dan bumbu halus.
2. Masak hingga 1/2 empuk kemudian masukkan air asam jawa. Tambahkan garam dan gula pasir apabila rasanya belum pas. Teruskan memasak hingga iga empuk dan bumbu meresap. Apabila iga belum empuk dan air sudah menyusut bisa ditambahkan lagi ya.
3. Angkat dan tiriskan kemudian bakar sambil sesekali dioles sisa bumbu.

SAMBAL TERASI TERI

Bahan :
7 cabe merah / cabe keriting
5 cabe rawit atau sesuai selera
3 siung bawang putih
3 butir bawang merah
1 buah tomat
1 sdt terasi bakar
1 sdt gula merah, sisir halus
1/2 sdt garam atau secukupnya
1 sdt wijen sangrai
3 sdm teri medan goreng 
Air jeruk limau (optional)
Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat :
1. Panaskan minyak, goreng cabe merah, cabe rawit, bawang merah dan bawang putih. Angkat dan tiriskan. 
2. Haluskan semua bahan kemudian tuangi sedikit minyak sisa menggoreng tadi. Kucuri dengan air jeruk limau bila suka.
3. Siap disajikan

Penyelesaian :
1. Letakkan lauk penyetan di atas sambal terasi teri, kemudian penyet perlahan.
2. Taburi bawang goreng dan sajikan dengan lalapan.

Alhamdulillah....nikmat sekali kakak. Benar-benar menu penggugah selera saya. Lebih nikmat lagi kalau setelah menikmati penyetan iga bakar ini dilanjut dengan gadoin sayur asem ala Jakarta. Wuiiih...banyak banget makannya bund >_<

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^
Sumber : catatan.nina.blogspot
Continue reading

Tuesday, October 11, 2016

EMPAL GENTONG



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullah
Empal gentong adalah salah satu makanan khas yang berasal dari Cirebon - Jawa Barat. Sekilas empal gentong ini mirip dengan gulai, tapi ternyata rasanya sangat berbeda. Empal gentong menggunakan bahan dasar daging sapi beserta jerohannya yang dimasak dengan berbagai rempah-rempah dalam sebuah "gentong" atau periuk / kuali yang terbuat dari tanah dengan menggunakan kayu bakar. Empal gentong bisa dinikmati dengan nasi atau irisan lontong. Yang menjadi ciri khasnya adalah memakai irisan kucai dan bukan daun bawang serta memakai sambal cabe kering giling.

Untuk saya sekeluarga, empal gentong biasanya hanya bisa dinikmati setahun sekali saat mudik. Kami biasa mampir di Cirebon hanya untuk sekedar menikmati makan siang dengan menu empal gentong dan empal asem. Biasanya kami mampir di empal gentong Amarta di daerah Plered Cirebon. Naaah...sudah 2 tahun ini kami absen menikmati empal gentong, karena full lewat tol. Kalau turun ke Cirebon, kebayang macetnya itu lho. Makanya saya sampai terkangen-kangen dengan empal entong ini....tsaaaah >_< Sudah lama sih saya pengen banget bisa bikin empal gentong sendiri tapi selalu mundur duluan. Suami saya yang pernah lama tinggal di Cirebon bilang, kalau bikin empal gentong memang agak "tricky" karena kalau salah dikit rasanya bisa jadi kaya gulai. Nah lhooo...mundur lagi deh saya hahaha. Tapi akhirnya minggu lalu nekat bikin empal gentong sendiri. 

Sebenarnya banyak sekali resep yang beredar, tapi saya memakai resep yang ditulis mbak Endang Just Try and Taste. Maklum banyak kan resep abal-abal, jadi saya milih yang recomended aja deh. Menurut saya masih ada yang kurang dari empal gentong yang saya buat ini, tapi saya gak tau apa itu huhuhu. Eits...bukan salah resepnya lho yaa, tapi mungkin memang saya yang kurang pas masaknya. Kata teman saya yang tinggal di Cirebon, kalau disana kita tinggal ke pasar dan bilang rempah untuk empal gentong, dikasihlah seplastik rempah-rempah komplit. Duuuh...enak ya kalau gitu. Ada juga teman yang bilang coba dikasih "klabet", salah satu rempah yang biasa ditambahkan di empal gentong. Naah..itu saya memang gak pakai. Ada juga yang bilang, masaknya harus di gentong kali bund biar rasanya pas hihihi. Memang kalau dipikir benar juga tuh ya. Penjual empal gentong masih mempertahankan memasak dengan menggunakan gentong karena pasti memang cita rasanya berbeda dengan dimasak menggunakan panci biasa seperti saya.




Biarpun masih merasa ada yang belum pas, rasanya lumayan kok. Monggo yang berkenan bikin empal gentong juga di rumah, untuk tombo kangen empal gentong asli di Cirebon nih. Di resep ini, saya ngikut mbak Endang, yaitu daging ditumis dahulu bersama bumbu-bumbu baru dituang air. Konon dengan cara ini bisa mengeluarkan aroma sedap daging tersebut. Kalau mau langsung dimasukkan air tanpa ditumis dulu juga oke aja ya.

EMPAL GENTONG

Bahan :
500 gr daging sapi, saya mix tetelan, potong dadu
500 ml santan sedang
1 liter air
1 batang daun bawang
Minyak untuk menumis secukupnya

Bumbu Halus :
9 butir bawang merah
7 siung bawang putih
5 butir kemiri, sangrai
1 sdm ketumbar, sangrai
1/2 sdt merica butiran
1/4 sdt jintan
3 ruas kunyt
2 ruas jahe

Bumbu Lainnya :
1 batang serai memarkan
5 daun jeruk
4 daun salam
3 butir kapulaga
7 butir cengkeh
2 bunga lawang / bunga pekak
1 batang kecil kayu manis
2 ruas lengkuas, memarkan
3 sdm gula merah, sisir halus
3 sdm air asam jawa
garam secukupnya

Pelengkap :
irisan kucai
sambal cabe kering giling (saya pakai sambal rawit)
jeruk nipis

Cara Membuat :
1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum, tambahkan rempah daun dan bumbu lainnya. Aduk hingga rata.
2. Masukkan potongan daging, aduk-aduk hingga berubah warna dan mengeluarkan air.
3. Tuang air, masak hingga daging empuk dan bumbu meresap. kemudian tambahkan air asam jawa, gula merah dan garam.
4. Tambahkan santan, masak sambil sesekali diaduk agar santan tidak pecah. Biarkan mendidih lagi kemudian test rasa hingga sesuai selera.
5. Menjelang diangkat, masukkan irisan daun bawang, matikan api.
6. Sajikan hangat dengan pelengkap.




Alhamdulillah...biar masih ada yang kurang pas, bisa jadi tombo kangen dengan empal gentong. Let me know ya kalau ada masukan tentang resep empal gentong ini. In shaa Allah next time pengen juga nyobain bikin empal asem. In shaa Allah.

Happy cooking...semoga bermanfaat ya ^^
Sumber : catatan.nina.blogspot
Continue reading

Tuesday, September 13, 2016

SUP IGA PANGGANG



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullah
Eid Al Adha Mubarak...telat sehari gak apa-apa ya. Semoga segala amal ibadah kita bisa diterima oleh Allah SWT. Aamiin..

Postingan ke 101 di tahun 2016. Baru nyadar kalau postingan tentang colenak kemarin adalah postingan ke 100 di tahun ini. Aktivitas blogging memang sangat berkurang, semakin lama bukannya semakin rajin tapi kok ya bertambah malas hiiiiks. Mungkin ada juga jenuh dan semakin bertambahnya kesibukan membuat saya semakin sulit meluangkan waktu sebentar untuk duduk manis di depan laptop. Tapi In shaa Allah selalu diusahakan untuk tetap ngeblog walau kadang telaaat banget nulisnya hihihi. Seperti halnya sup iga panggang ini, resepnya sudah saya tulis di IG beberapa waktu yang lalu dan sekarang baru sempat ditulis di blog. Gak apa-apa yaaa, kan kebetulan masih dalam rangka Idul Adha, sapa tau ada yang masih punya stok iga hasil kurban kemarin. Sssttt...saya masih punya tuh dan freezer juga masih penuh daging. Masih belum mau masak daging dulu saya mah, pengennya masak sayur bening aja heuheuheu. 

Sup iga selalu jadi favorit keluarga saya, terutama kedua anak saya. Selain sup iga, mereka hobby banget makan sup buntut yang resepnya sudah pernah saya posting disini. Kali ini saya bikin sup iga panggang. Mirip sih dengan sup iga biasa cuma nanti setelah matang, iganya ditiriskan dan dipanggang lagi. Rasanya?? Enaaak donk. Sup iga panggang ini terinspirasi dari postingannya ceu Ayu yang saya lihat di IG. Ayu bikinnya pakai buntut, sedangkan saya pakai iga. Nuhun ya neng geulis ^^




SUP IGA PANGGANG

Bahan :
1 kg iga sapi, potong-potong
3 buah wortel
2 buah kentang
1 pala, memarkan
5 siung bawang putih, memarkan
1 buah bawang bombay, potong-potong besar
7 butir cengkeh
3 cm jahe, memarkan
1 ikat kecil seledri
2 batang daun bawang
2 tomat, potong-potong
1/2 sdt merica butiran, memarkan kasar

Bumbu Olesan Iga :
2 sdm butter, suhu ruang
2 bawang putih, parut
1/2 bawang bombay, iris tipis
4 sdm kecap manis
2 sdm saus tiram
1/2 sdt lada hitam bubuk
-----> campurkan dan aduk rata semua bahan

Cara Membuat :
1. Rebus iga hingga setengah empuk, biasanya rebusan pertama saya buang airnya atau disisihkan untuk kaldu kemudian dilanjutkan memakai panci presto. 
2. Dalam panci presto, masukkan iga, sisa air kaldu atau air mendidih, bawang putih, bawang bombay, cengkeh, jahe, pala, merica, 1 wortel utuh dan 1 kentang utuh. Saya presto selama 25 mnit.
3. Setelah panci presto dingin dan bisa dibuka, saring, ambil kuah dan iganya.
4. Masak kembali, masukkan potongan wortel dan kentang, bumbui garam dan gula pasir secukupnya. Masak hingga wortel empuk.
5. Menjelang diangkat, masukkan seledri, daun bawang dan potongan tomat. Matikan api.
6. Ambil iga, olesi bumbu, tata dalam loyang dan panggang dengan suhu 70'C selama kurang lebih 30 menit hingga bumbu meresap. Sesekali bolak balikkan iga sambil diolesi bumbu ya.
7. Sajikan dengan kuah sup

Notes :
1. Air rebusan iga yang pertama kadang sayang untuk dibuang karena full kaldu ya. Apabila mau digunakan, saring airnya dan diamkan semalaman. Keesokan harinya, ambil lemak-lemaknya dan panaskan kembali. Siap digunakan untuk kaldu
2. Apabila tidak menggunakan presto, rebus iga hingga setengah empuk, ganti airnya dan rebus kembali bersama bumbu -bumbu hingga empuk, baru kemudian disaring seperti langkah di atas



Karena saya masih punya stok iga dan daging di freezer, kayanya ntar postingan selanjutnya masih ada lagi tentang iga deh hihihi. Kebayang asem-asem iga, garang asem iga atau iga penyet. Hmmm...enak semua deh kayanya, tapi masaknya ntar-ntar aja lah kan lagi pengen sayur bening gara-gara mblenger ama daging hahaha.

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^
Sumber : catatan-nina.blogspot
Continue reading

Saturday, June 11, 2016

SUP DAGING SAPI



Bismillahirrohmanirrohim

7 Ramadhan 1437H

Masak apa untuk ifthar nanti? Bagaimana kalau sup daging sapi nan segar ini. Bikinnya gampang dan ini juga jadi salah satu favorit keluarga saya. Sebenarnya pengennya sup buntut tapi karena adanya daging ya, diolah aja lah daging tersebut. Sup daging sapi ini bumbunya juga cukup minimalis, jadi terasa sekali segarnya. Enak dinikmati dengan sambal rawit dan perasan air jeruk nipis, tapi kali ini saya prefer membuat sambal kecap aja. Silahkan disesuaikan dengan selera ya.

Untuk pelengkapnya saya memakai wortel, kentang, tomat dan telur puyuh saja. Kalau suka bisa memakai buncis atau bahkan macaroni. Jangan lupa kasih taburan bawang goreng biar tambah sedap, gak kaya foto saya ini yang gak pakai bawang goreng hahahah. Fotoinnya keburu-buru dan lupa gak nyamber bawang goreng di meja makan heuheuheu.





SUP DAGING SAPI

Bahan :
500 gr daging sapi (saya pakai has dalam), potong dadu
1200 ml air
2 buah kentang, belah
5 wortel, iris-iris
10 butir telur puyuh rebus
7 butir cengkeh
3 tomat, potong jadi 4
2 batang daun bawang, iris-iris
2 batang seledri, ikat

Bumbu Halus :
7 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1/2 sdt merica butiran
1 buah pala
1 sdm garam

Cara Membuat :
1. Rebus daging hingga setengah empuk kemudian masukkan bumbu halus dan cengkeh. Rebus hingga empuk.
2. Masukkan kentang, wortel dan telur puyuh. Masak hingga sayuran matang dan test rasa hingga sesuai selera.
3. Menjelang diangkat, masukkan tomat, daun bawang dan seledri. Masak sebentar.
4. Matikan api dan sajikan hangat.

Kalau lagi terburu-buru saya biasa masak dengan menggunakan presto. Caranya daging yang sudah dipotong-potong dimasukkan bersama bumbu dan air ke dalam presto dan diproses selama 10 menit. Sementara daging dipresto, saya rebus sayurannya hingga 1/2 matang. Setelah proses presto selesai dan tutup presto dapat dibuka, saya campurkan daging dan sayuran pelengkap kemudian dimasak lagi sebentar. Jangan lupa untuk koreksi rasa yaa.

Gitu deh cara saya kalau lagi diburu waktu hihihi. Memang lebih enak dan meresap kalau dimasak lama, tapi kalau kepepet waktu yaa gak apa-apa pakai presto gitu, kan yang penting kita tetap masak untuk keluarga tersayang ya ^^

Semoga bisa bermanfaat...selamat mencoba
Sumber : catatan-nina.blogspot
Continue reading

Saturday, May 21, 2016

HOMEMADE BEEF BURGER



Bismillahirrohmanirrohim

Satu lagi nih kreasi dari resep sakti killer soft bread, kita bikin burger bun aja yuuk. Kebetulan saya punya stok daging giling dan begitu liat mayonaise di kulkas ....cling..cling langsung kepikiran untuk bikin beef burger. Karena saya lagi males banget cari-cari resep, jadi saya pakai aja resep yang udah "ngelontok" hahahaha, apalagi kalau bukan resep killer soft bread.

Kebayang donk jadinya nanti, burger bun yang empuuk. Dari 1 resep adonan killer soft bread, saya bagi menjadi 10 bagian dengan berat kurang lebih 45-50 gr. Saya sisakan 3 bun untuk digunakan keesokan harinya dan hasilnya tetap empuk lho. Saya simpan di wadah tertutup dan masing-masing bun saya bungkus dengan cling wrap yang dilapisi lagi dengan alumunium foil. 


 Ready to bake!! Menul-menul yaa

Resep burger bun-nya perlu ditulis lagi gak sih, secara pasti udah pada tau deh ya resep killer soft bread ini. Tapi baiklaah saya tulis aja deh, daripada bingung mau nulis apaan hahaha.

BURGER BUN

Bahan :
260 gr tepung terigu protein tinggi 
30 gr gula pasir
3 gr ragi instan
1 butir telur ditambahkan susu cair hingga berat total 160-180 gr (saya 170 gr)
30 gr butter / margarin
sejumput garam
wijen untuk taburan

Olesan :
1 butir telur
3 sdm susu cair

Cara Membuat :
1. Campurkan tepung terigu, gula pasir dan ragi instan. Aduk hingga rata.
2. Masukkan campuran telur dan susu ke dalam campuran terigu, uleni hingga kalis.
3. Masukkan butter dan garam, uleni kembali hingga kalis dan elastis.
4. Bagi adonan menjadi 10 bagian dan diamkan 10 menit.
5. Bulatkan adonan kemudian tata di loyang yang sudah dioles tipis margarin. Diamkan hingga mengembang 2x lipat.
5. Oles dengan bahan olesan, taburi wijen dan panggang dengan suhu 180'C selama kurang lebih 20 menit.

6. Keluarkan dari oven, panas-panas olesi permukaannya dengan butter.




BEEF PATTY BURGER

Bahan :
350 gr daging giling
1 butir bawang bombay, cincang halus
3 siung bawang putih, memarkan dan cincang halus
50 gr bread crumbs (tepung panir), saya pakai yang warna putih
1 butir telur
1 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1/4 sdt pala bubuk
1/4 sdt gula pasir

Cara Membuat :
1. Campur semua bahan menjadi satu, aduk hingga rata.
2. Test rasa dengan cara memanggang sedikit adonan. Apabila sudah pas bagi adonan dan bentuk bulat pipih.
3. Panggang dengan pan / wajan anti lengket hingga matang dan berwarna kecoklatan.

Untuk pelengkapnya bisa disesuaikan dengan selera ya. Kali ini saya memakai selada, keju slice, irisan tomat dan timun, saus tomat / saus sambal serta mayonaise. Setelah dibelah, saya oles burger bun dengan mayonaise dan saus sambal baru deh disusun-susun pelengkapnya, dan bisa diberi mayonaise atau saus sambal lagi sesuai selera.




Katanya nih....burgernya gak kalah donk dengan burger waralaba terkenal itu. Alhamdulillah...keluarga saya memang selalu bisa menyenangkan hati saya hehehe. Tapi memang beneran enak kok, ayo cobain bikin burger sendiri. Lebih enak dan higienis serta kita lebih puas menikmatinya.

Happy Baking....semoga bermanfaat ya
Sumber : catatan-nina.blogspot
Continue reading